Apa yang aku tunggu.

“Menunggu bukan pekerjaan sabar atau tidak sabar. Menunggu adalah pekerjaan bermanfaat atau tidak bermanfaat.

Menunggu bukan pekerjaan setia atau tidak setia. Menunggu adalah pekerjaan awal dan akhir prosesnya.

Siapa yang mengerti, akan berakhir dengan pribadi lebih baik,
meskipun yang dia tunggu tidak pernah datang kembali.”

— Tere Liye

Begitulah sepenggal kalimat dari Bang Tere. Bagiku kalimatnya sesuai sekali dengan keadaanku sekarang. InsyaAllah sekarang sedang dalam proses memperbaiki diri. Mengharap cinta yang Allah ridhoi. Mengharapkan orang mencintaiku karenaNya bukan karena yang lain. Sebenarnya perbaikan diri ini awalnya bukan untuk ini , tapi lebih untuk lebih dekat sama pemilik hidup lebih cinta sama pemilik hidup. Karena aku merasa selama ini dosaku begitu munjulang tinggi. mungkin lautan yang ada di bumi belum bisa menandingi semua dosa – dosaku.Astaghfirulloh 😥

Berbicara soal jomblo dan pacaran sangat sensitif banget sama kehidupan sekarang. Entahlah teman – teman suka sekali godain tentang 2 hal itu. Yang katanya sekarang aku sok jual mahal, sok alim, sok suci ngga mw pacaran. dll..Tapi biarlah berarti kan mereka perhatian, sampai-sampai kejombloan temannya dibahas terus .. ahaha 😀

Kata teman – teman aku tipe yang susah ditebak perasaannya..( penasaran ya ) ahaha. Ya begitulah aku sekarang, aku sedang belajar untuk fokus pada tujuanku yaitu mendapat keridhoan baik di dunia dan di akherat. Berharap mendapat ampunan atas segala dosa selama ini. Soal jodoh Allah sudah pilihkan yang terbaik, karena dia baik menurut Allah pasti akan datang juga di waktu yang tepat dan baik menurut Allah. Aku hanya bisa terus memperbaiki diri agar kelak orang yang aku cintai dicintai Allah juga. Amiin 🙂

Entah untuk seseorang di masa lalu atau seseorang yang masih dirahasiakanNya, hanya satu yang ku minta semoga dia mampu menyempurnakan agamaku membimbingku dalam mencintaiNya dan bersama – sama menuju surgaNya.

Galau di masa sekarang hanya akan membuang waktu saja, karena bagiku tanpa pacaran pun kita masih paat hidup dan mendapat perhatian dan kasih sayang. Baik dari orangtua, teman – teman, keluarga, dan pastinya yang selalu setia setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik menemani, Dialah Allah SWT. Dia yang setia menyemangati dan menuntunku penuh kepastian agar aku selalu belajar dan belajar. Jadi mulai sekarang insyaAllah, Jomblo sampai halal . Jatuh cintanya diam – diam saja. Hanya kamu dan Allah yang tw..hihi 😀 😀

1618564_510828805704576_273463356_n

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s