Dan akhirnya aku pun memulainya… :)

Semuanya dimulai dari nol…. nol besar malah 😀 .Dan Alhamdulillah keinginanku untuk kesekian kalinya itu terwujud. Keinginan ku untuk memulai menyikapi cintaNya selama ini, mencoba untuk terus memperbaiki diri. Ya untuk saat ini aku sedang mencoba untuk tidak bersalaman dengan laki-laki yang bukan mahram . Sebenernya keinginan itu sudah ada sejak dulu tapi baru sekarang  berani memulainya. Kegundahan selalu dirasakan ketika pertama kali melakukan hal itu.  Hal pertama yang aku lakukan mencoba izin dulu kepada kedua orangtua, mencari penguatan niat ini dari sahabat-sahabat yang sudah terlebih dulu mendapat hidayah dariNya, membaca buku dan referensi lainnya. Sungguh harus  diakui sulit sekali melakukannya. Apa lagi saya memang terkenal orang yang ceplas cepols, ngga bisa diem, eh tiba-tiba ketika ada anak cowok yang mengajak bersalaman di dalam organisasi saya langsung menghindar( menolak dengan isyarat 😀 ). Mereka terlihat aneh menatap ku , tapi tak apalah itu mungkin baru pertama kali .. hehehe

Aku yakin kalau sudah terbiasa mereka akan mengerti dan Alhamdulillah sudah menginjak 2 minggu proses ini berjalan.

dan Alhamdulillah semua berjalan sesuai keinginan saya. Semoga mereka mau mengerti dan memahami perubahan pada diri saya ini. Semoga mereka mau mengerti prinsip yang saya punya. Semua ini tak akan berjalan dengan baik tanpa ada campur tangan Allah di dalamnya.

“lalu kenapa kamu mau melakukan hal itu put ? ” salah satu teman di kampus bertanya ketika aku mencoba menceritakan niat ini kepadanya.  “Aku cuma ingin memperbaiki diri sil ( panggilan temanku ), memperbaiki akhlak yang mungkin selama ini gersang akan kebaikan.”

Teman saya tersenyum manis mendengar jawaban saya : “Alhamdulillah put, mungkin itulah hidayah Allah yang sedang datang ke kamu, semoga perubahan ini tetap istiqomah. Dan satu hal lagi yang perlu kamu tahu, aku juga pertama kali ketika tidak bersalaman dengan laki-laki rasanya aneh sekali. Namun karena niat pertamaku adalah ingin menjaga wudlu. Aku juga takut mati dalam keadaan hina. Aku ingin menjemput ajal dariNya dalam keadaan suci, yaitu dengan menjaga wudlu ku put”

Sungguh aku tertegun mendengar jawabannya.  Merasa diri ini telah tertinggal jauh darinya. Aku merasa menjadi makhluk Allah yang tak tahu terimakasih karena tidak menjaga dengan baik apa yang dititipanNya. Segala pengalaman yang kudapat di masa lalu akan ku jadikan pelajaran berharga untuk bekalku di masa yang akan datang. Aku berharap bisa istiqomah menjaga semua ini. Dan paling penting semoga Allah meridhoinya.. amin

Terimakasih untuk semua teman-teman( maaf ngga bisa sebutin satu2 hehe) yang sudah ikut andil dalam proses perubahanku ini, lewat kalianlah cintaNya begitu nyata kurasakan.

*mohon do’anya ya teman2 🙂tumblr_static_1499474_487759411344849_523921770_n

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s