Maafkan aku celana jeans ku :p

lagi asik browsing2 eh tiba-tiba nemu ini … siapa yang mau coba ??

Bismillah

Assalaamu’alaikum shalihat

Bingung punya tumpukan celana jeans ketika sudah hijrah dengan pakaian syar’i?
Gak usah bingung, celana jeansmu tetap bisa bermanfaat setelah engkau berjilbab syar’i sesuai syariat.

Yuk kita daur ulang jadi bross handmade..

Alat dan bahan :
– Celana jeans yang sudah tidak terpakai
– Manik-manik, berlian imitasi atau pernik2 kecil yang bisa menunjang agar lebih menarik
– Lem UHU (Lebih bagus pakai lem tembak)
– Benang
– Gunting
– jarum
– Spidol/pensil
– dan Pola dari kertas bufallo (atau kertas yang agak tebal)

Cara membuat :
1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2. Gambar di kain pola yang sudah dibuat (5 buah, 4 untuk kelopak 1 untuk alas)
3. Gunting kain sesuai Pola (5 buah, 4 untuk kelopak 1 untuk alas)
4. Lipat menjadi setengah lingkaran, lalu lipat lagi hingga menjadi seperempat lingkaran.
5. Setelah 4 kelopak dilipat menjadi seperempat lingkaran, jahit pada alasnya membentuk lingkaran. Rekatkan juga bagian bawah dengan lem agar lebih kokoh.
6. Gunting setiap kelopak menjadi 4 bagian. ( separuh kelopak saja guntingnya)
7. Rekatkan pernik tambahan di tengah, agar lebih cantik. Jangan lupa bagian belakang alas diberi peniti (bisa dijahit bisa di lem) Alhamdulillah, jadi deh. Bisa dipakai di kerudung. :’)

Selamat mencoba.

Sumber : Peduli Jilbab Gambar

Iklan

Dan akhirnya aku pun memulainya… :)

Semuanya dimulai dari nol…. nol besar malah 😀 .Dan Alhamdulillah keinginanku untuk kesekian kalinya itu terwujud. Keinginan ku untuk memulai menyikapi cintaNya selama ini, mencoba untuk terus memperbaiki diri. Ya untuk saat ini aku sedang mencoba untuk tidak bersalaman dengan laki-laki yang bukan mahram . Sebenernya keinginan itu sudah ada sejak dulu tapi baru sekarang  berani memulainya. Kegundahan selalu dirasakan ketika pertama kali melakukan hal itu.  Hal pertama yang aku lakukan mencoba izin dulu kepada kedua orangtua, mencari penguatan niat ini dari sahabat-sahabat yang sudah terlebih dulu mendapat hidayah dariNya, membaca buku dan referensi lainnya. Sungguh harus  diakui sulit sekali melakukannya. Apa lagi saya memang terkenal orang yang ceplas cepols, ngga bisa diem, eh tiba-tiba ketika ada anak cowok yang mengajak bersalaman di dalam organisasi saya langsung menghindar( menolak dengan isyarat 😀 ). Mereka terlihat aneh menatap ku , tapi tak apalah itu mungkin baru pertama kali .. hehehe

Aku yakin kalau sudah terbiasa mereka akan mengerti dan Alhamdulillah sudah menginjak 2 minggu proses ini berjalan.

dan Alhamdulillah semua berjalan sesuai keinginan saya. Semoga mereka mau mengerti dan memahami perubahan pada diri saya ini. Semoga mereka mau mengerti prinsip yang saya punya. Semua ini tak akan berjalan dengan baik tanpa ada campur tangan Allah di dalamnya.

“lalu kenapa kamu mau melakukan hal itu put ? ” salah satu teman di kampus bertanya ketika aku mencoba menceritakan niat ini kepadanya.  “Aku cuma ingin memperbaiki diri sil ( panggilan temanku ), memperbaiki akhlak yang mungkin selama ini gersang akan kebaikan.”

Teman saya tersenyum manis mendengar jawaban saya : “Alhamdulillah put, mungkin itulah hidayah Allah yang sedang datang ke kamu, semoga perubahan ini tetap istiqomah. Dan satu hal lagi yang perlu kamu tahu, aku juga pertama kali ketika tidak bersalaman dengan laki-laki rasanya aneh sekali. Namun karena niat pertamaku adalah ingin menjaga wudlu. Aku juga takut mati dalam keadaan hina. Aku ingin menjemput ajal dariNya dalam keadaan suci, yaitu dengan menjaga wudlu ku put”

Sungguh aku tertegun mendengar jawabannya.  Merasa diri ini telah tertinggal jauh darinya. Aku merasa menjadi makhluk Allah yang tak tahu terimakasih karena tidak menjaga dengan baik apa yang dititipanNya. Segala pengalaman yang kudapat di masa lalu akan ku jadikan pelajaran berharga untuk bekalku di masa yang akan datang. Aku berharap bisa istiqomah menjaga semua ini. Dan paling penting semoga Allah meridhoinya.. amin

Terimakasih untuk semua teman-teman( maaf ngga bisa sebutin satu2 hehe) yang sudah ikut andil dalam proses perubahanku ini, lewat kalianlah cintaNya begitu nyata kurasakan.

*mohon do’anya ya teman2 🙂tumblr_static_1499474_487759411344849_523921770_n

Sampingan

Setiap kita pasti pernah merasakan jatuh cinta…
Karena sejatinya manusia memiliki rasa kasih dan sayang…
Tapi Islam mengajarkan bagaimana kita bisa menjaga cinta itu…
Menjaga cinta sampai tepat pada waktunya…

Begitu pulalah dengan cinta…
Menunggunya sampai kita benar2 siap untuk mengambilnya…
Ingat, yang halal itu menenangkan,
Dan yang haram itu menyenangkan…
Yang menenangkan pasti menyenangkan,
Dan yang menyenangkan belum tentu menenangkan…

Gambar

Cinta…
Cukuplah hanya kita dan Allah saja yang tahu…
Jangan sampai cinta kita kepada manusia mengalahkan cinta kita kepada Allah…

by: Andespa Saputra

 dan biarkan saat ini aku menjaga cintaNya terlebih dahulu

belajar setia menjaga cinta yang telah dianugerahkan olehNya

🙂

HIDAYAH ITU DICARI BUKAN DITUNGGU DATANGNYA

Tanpa bermaksud menggurui, kata-kata di atas kujadikan judul postingan kali ini. Sering saya mendapati orang-orang berkata ketika aku bertanya, ‘kenapa belum berjilbab?’, atau ‘kenapa tidak sholat?’, sebagian besar menjawab ‘belum dapat hidayah’. Aku…jujur… tidak begitu setuju dengan jawaban itu.
Lalu kulihat kehidupan orang itu dari sisi dunia terus bergerak maju, artinya dia tidak stagnan di tempat. Mengapa untuk kehidupan akhirat atau penghambaan kepada Allah, dia stagnan di tempat?. Bergerak dan mencari hidayah itu jika belum dapat.
Semua itu, kuartikan bahwa ada sisi dirinya yang tidak menginginkan kebenaran, tidak menginginkan bertanggungjawab ketika hidayah itu datang menyapa.Firman Allah ‘Azza wa Jalla (artinya):

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاء

“Sesungguhnya kamu (Muhammad) tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (Al-Qashash: 56)

Hidayah adalah ketentuan ALLAH, diberikan pada siapa yang dikehendakiNya. Tidak bisa kita sebagai makhluk mempertanyakan ‘mungkin saya bukan orang yang ditakdirkan olehNya mendapatkan hidayah?’ , itu menunjukkan kita tidak mau mendekat padanya. Berusahalah… hapus semua ego diri, beri kesempatan kaki ini bergerak satu langkah menuju Allah, memintalah agar pintu hati kita dibukakan untuk menerima hidayah itu. Carilah dengan sungguh-sungguh, hingga kau mendapatkannya. Sama seperti jika kita menginginkan sesuatu dalam kehidupan dunia ini, kita pasti akan berusaha dengan sungguh-sungguh. Karena hidayah itu DICARI bukan DITUNGGU datangnya. Percayalah kawan… hidayah itu sangat indah.

repost : http://istiqamahsyawal.blogspot.com/2012/07/hidayah-itu-dicari-bukan-ditunggu.html?spref=fb

Sampingan

Taat tanpa tapi…

1. jangan katakan “percuma hijab kelakuan jahat” | tapi berhijablah dan berlakulah baik agar engkau jadi contoh

2. jangan bilang “percuma shalat masih maksiat” | tapi shalatlah dan taatlah agar engkau jadi teladan

3. daripada menunjuk-nunjuk dengan tanganmu | lebih baik tunjukkan kebaikan lewat dirimu

4. pintar mencari kesalahan orang | tak membuat dirimu otomatis benar

5. banyak orang yang berbuat salah | tidak berarti engkau harus ikut-ikutan

6. “mendingan pacaran tapi hijab, atau hijab tapi pacaran” | syaitan memang pintar berlindung dari kata “mendingan”

7. tidak ada kata “mendingan” dalam dua kemaksiatan | yang boleh kata “mendingan” dalam dua ketaatan

8. yang baik dari sesama tentu jadikan contoh taat | yang jelek dari saudara jangan jadikan penghalang taat

9. ketaatan nggak perlu alasan | maksiat nggak perlu legitimasi | toh Allah menghitung amal kita sendiri-sendiri

-https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

Lalu mengapa kita masih saja memiliki alasan untuk memulai berhijab? Berhijab bukanlah PILIHAN  melainkan suatu KEWAJIBAN bagi para muslimah. Mau memulai berhijab sekarang atau berhijab ketika maut sudah tiba yaitu berhijab dengan kain kafan ? Niatkan berhijab hanya karena Allah SWT semata, bukan yang lain. Insya Allah kebaikan-kebaikan dan cintaNya senantiasa mengalir tiada henti tanpa kita duga. Allah mempunyai alasan terbaik disetiap perintah dan ketentuan untuk umatNya. Semua itu adalah bukti cintaNya kepada kita. 🙂

Tugas berita acara “katanya”

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pada hari Sabtu tanggal 11 Januari 2014 para pengurus HIMA PRODI PGSD  periode 2013/ 2014 telah resmi dilantik. Dan di sore harinya, tepatnya pukul 15.00 WIB para pengurus baru tersebut melaksanakan Rapat Kerja ( Raker ) di lanjutkan dengan Upgrading di gedung Pasca Sarjana IKIP PGRI Semarang. Sebagai pembuka acara adalah Bapak Joko Sulianto S. Pd. M.Pd selaku Sek. Prodi PGSD. Dalam pembukaan tersebut beliau menuturkan bahwa ibarat tubuh manusia, seorang pemimpin dalam sebuah organisasi itu digambarkan sebagai kepala, agar menjadi suatu kesatuan tubuh yang sempurna maka perlu adanya tangan, kaki, dan anggota badan yang lain.  Sebelum mengakhiri pidato, Bapak Joko memberi pesan agar di Kepengurusan HIMA yang baru apabila mengadakan kegiatan harus mempertimbangkan waktunya terlebih dahulu. Diharapkan setiap kegiatan tidak berbenturan dengan kewajiban mahasiswa yng utama yaitu kuliah.

Setelah acara Pembukaan selesai para peserta Raker dan Upgrading di suguhi dengan materi yang dibawakan oleh para pengurs harian HIMA lama periode 2012/2013. Mantan ketua HIMA M. Khoirul Umam memberikan materi mengenai kepemimpinan. Para peserta semakin antusias ketika pengurus harian yang lain ikut memberikan materi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Selain para pengurus harian salah satu alumni HIMA PGSD yang baru di wisuda tahun 2013 kemarin yaitu Slamet Heriyadi  juga memberikan sedikit petuah-petuahnya kepada peserta Raker.

Raker kembali dilanjutkan setelah kurang lebih 30 menit digunakan untuk istirahat dan sholat. Acara Raker dilanjutkan kembali dengan sesi foto-foto. Dimulai dari pengurus harian HIMA Periode 2013-2014 yang diketuai oleh Darminto beserta jajarannya yang terdiri dari 7 orang . Sesi foto – foto dilanjutkan ke 6 departemen-departemen yang berada di bawah HIMA PRODI PGSD yaitu  Departemen Departemen Bakat Minat dan Kreativitas Mahasiswa ( BMK ), Kaderisasi, Advokasi, Humas, IPTEK, dan Kerohanian. Kemudian pukul 18.00 dilanjutkan dengan makan malam dan sholat. Pada pukul 19.15 acara Raker dimulai kembali dengan pembahasan program kerja dari masing-masing departemen. Para ketua departemen dan anggotanya satu persatu maju mempresentasikan program kerja yang akan dilaksanakan 1 tahun kedepan. Para peserta yang lain pun banyak yang memberikan usulan dan sanggahan terhadap proker yang dipresentasikan.

Jam dinding di ruang pasca sarjana sudah menunjuk ke angka 10. Acara selanjutnya adalahupacara pelantikan, yang kali ini bertempat di parkiran perpustakaan lantai 1. Disana para pengurus HIMA yang baru bergantian berjalan beriringan meliwati 2 tiang bendera yaitu bendera HIMA PRODI PGSD dan bendera merah putih tentunya. Meraka bergantian memberikan sikap hormat dan mencium bendera merah putih. Setelah melewati 2 tiang tersebut, para pengurus baru membentuk lingkaran saling bergandengan tangan. Sebagai pembina upacara tersebut adalah M. Khoirul Umam. Dia juga menuntun adik-adik pengurus HIMA yang baru untuk menyatakan sumpah setia (kesanggupan ) dengan keras dan lantang. Dalam upacara tersebut juga terdapat pemberian hadiah kepada 3 peserta terbaik yaitu Ayyin, Rendi, dan Rigien. Semua prosesi telah dilakukan hal itu bertanda bahwa acara raker dan up grading telah selesai. Namun bagi para pengurus HIMA yang baru ini merupakan awal mereka untuk melaksanakan amanat yang diberikan. Kurang lebih ada 24 program kerja yang harus mereka laksanakan. Tetapi dengan semangat persatuan dan kekompakan dari para anggota, pengurus HIMA PRODI PGSD pasti mampu melaksanakannya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

PGSD JAYA

PGSD INTELEKTUAL HANDAL PROFESIONAL